Take a fresh look at your lifestyle.

Dini kecil tidak mengerti mengapa ibunya selalu bangun paling pagi. Setiap hari, sebelum matahari terbit, ibunya sudah sibuk di dapur. Dini mengira ibunya sedang menyiapkan sarapan untuk keluarganya.

Suatu hari, Dini terbangun lebih awal karena haus. Perlahan ia berjalan menuju dapur. Di balik pintu yang sedikit terbuka, ia melihat ibunya sedang menuangkan air panas ke dalam cangkir. Bukan ke dalam gelas atau mangkuk, melainkan ke dalam cangkir kesayangan ayahnya yang sudah retak pinggirannya.

Ibunya lalu membawa cangkir itu ke ruang tamu, duduk di kursi tua dekat jendela, dan menatap foto ayah yang telah meninggal setahun lalu. Air matanya jatuh pelan.

Oleh: (Ala Chicken Soup)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More