Fsdss-874 Kasih Paham Rudalku Terhadap Teman Kerja Cantik Mami Mashiro - Indo18 -

“Bagus, aku juga penasaran. Ayo, makan bareng.” Kami melangkah keluar gedung, menembus lalu lintas kota yang riuh. Di dalam taksi, Mashiro menyalakan musik jazz lembut, menambah suasana yang santai. Selama perjalanan, percakapan kami mengalir lancar: tentang pekerjaan, hobi, bahkan rahasia kecil yang hanya dibagikan antara dua orang yang merasa nyaman satu sama lain.

Dia menurunkan gelasnya, menaruhnya di meja dengan hati-hati, lalu melangkah lebih dekat lagi. Tangan Mashiro menutupi tanganku, mengalirkan kehangatan yang menenangkan. “Jika kamu mau, kita bisa membuka bagian itu bersama,” katanya dengan suara rendah namun tegas. “Bagus, aku juga penasaran

Mami Mashiro tetap menjadi “Mami” bagi kami semua, tetapi kini bagiku, dia juga menjadi sesuatu yang lebih—sebuah pelita yang menuntunku melewati gelapnya kebimbangan. Kasih yang ia berikan mengajarku memahami, menerima, dan mengarahkan “rudal” emosionalku ke arah yang lebih indah. “Jika kamu mau, kita bisa membuka bagian itu

“Aku suka cara kamu memandang dunia,” katanya sambil menatapku. “Kamu selalu mencari logika di setiap detail, bahkan di hati sendiri.” “Aku suka cara kamu memandang dunia

“Rudi,” bisiknya, “aku selalu memperhatikan kamu. Kamu tampak selalu fokus, tapi ada bagian dirimu yang masih tersembunyi.”

Aku menatapnya, hati berdegup kencang. “Aku… kadang merasa terjebak antara pekerjaan dan… perasaan yang tidak jelas.”

Mashiro menuntun langkahku ke sebuah bangku kayu yang menghadap ke kolam kecil. Kami duduk, saling berhadapan, menatap air yang berkilau. Suara gemericik air menambah keheningan yang hangat.